Di Ambon Manise, orang bilang "Pela Gandong"* = ikatan persaudaraan. "Sagu salempeng dipatah dua" = susah senang dibagi. Budaya ini dapat dikaitkan dengan pentingnya literasi keuangan di era digital. Sehingga hasilnya adalah ketahanan dan kesejahteraan finansial hingga lebih dari 20 tahun setelah usia pensiun (Financial wellbeing).
1. C - Ciduk: Tangkap llmu Digital, Jangan Cuma Tangkap Ikan
Ciduk dalam Budaya Ambon: Orang Ambon jago ciduk ikan di laut. Sabar, tau musim, tau alat.
Lliterasi Digital#1: Sekarang "laut" bergeser ke HP.
- Aplikasi Ada Plus dan Minus: QRIS, BRImo, DANA, Bibit, Bareksa = jaring baru. OJK bilang 97 fintech legal. Sisanya = "ikan beracun" alias pinjol ilegal.
- Cek legal: Sebelum "ciduk" pinjaman, cek di http://ojk.go.id. Kayak cek umpan sebelum mancing. Kalau nggak resmi = buang.
- Catat: Nelayan catat pasang surut. Kamu catat keluar-masuk uang di app Catatan Keuangan. Biar tau "musim paceklik" datang kapan.
Strategi Pela Gandong Finansial: Di kampung, kalau ada yang susah, masohi rame-rame bantu. Di digital: ajarin mama di rumah pakai QRIS pasar, biar nggak bawa cash banyak.
2.1 - Inspirasi Ale Rasa Beta Rasa: Risiko Digital = Rasa Bersama
Inspirasi Risiko dari Budaya Ambon: Kapal goyang, satu rasa. Satu keluarga susah, semua bantu. Tapi susah karena judi online = malu satu negeri.
Literasi Digital#2: Ada Risiko Digital Zaman Now sbb:
- Klik link Hadiah: "Selamat ale dapa Rp 100jt dari Baim Wong". Itu tipu-tipu di Ambon bilang biking bodo. Sekali klik, rekening kase tinggal.
- Pinjol ilegal: Bunga 1% / hari. Pinjam Rp 1jt, 3 bulan jadi Rp 9jt. Diteror sampe ke baileo. Malu satu mata rumah.
- lnvest Bodong: Robot trading, titip dana "pasti profit 10% / hari". Itu Kabar Bohong = Kambing Hitam.
Strategi Rumus Ambon: "Jang talalu percaya orang, percaya Tuhan saja". Di era digital: 2L = Legal & Logis. Return wajar reksadana 6-12% / tahun. Kalau janji 1% / hari = tinggal lari. 3. D- DisipUn Bagi Sagu Salempeng: Bagi Hasil, Risiko, & llmu Disiplin Dalam Budaya Ambon: Makan sagu satu lempeng dibagi rame-rame. Arti: hidup harus kalesang = berbagi.
Literasi Digital#3= Sagu Modern=Menabung
- Menabung Digital: Celengan bambu ganti jadi Tabungan Emas Pegadaian Digital, SBN Retail di Bibit. Mulai Rp 10rb = 0,01gr emas. Menabung adalah harus mulai dari kecil.
- lnvestasi Pela-Gandong: Di Ambon ada arisan. Di digital ada crowd funding UMKM Ambon lewat Amartha/Modal Rakyat. Beta bantu usaha pala di Hitu, ale bantu usaha ikan di latuhalat. Profit bisa bagi dua.
- QRIS untuk Pasar Mardika: Mama-mama jual papeda sudah bisa QRIS. Nggak takut uang sobek, nggak takut pencuri tenang.
Strategi Disiplin Ambon Data OJK 2024: Maluku transaksi QRIS naik 280% yoy. Bukti orang Ambon berani dan mampu beradaptasi. Tingkatkan disiplin menabung, berbagi peran dan beban, investasi.
4. U-Upaya Hadapi Badai: Dana Darurat ala Kapal Nelayan
Upaya Hadapi Badai dalam Budaya Ambon: Nelayan nggak melaut pas musim barat. Simpan ikan asin buat musim paceklik.
Literasi Digital #4 = Dana Darurat Digital:
- Rumus Beta: 6x belanja bulanan. Simpan di RDPU/Bank Digital bunga 4-6%. Jangan di saham.
- Asuransi = Pelampung: BPJS Kesehatan + Asuransi Nelayan. Beta sakit, keluarga nggak jual kapal. BPJS TK untuk sejahtera sampai 20 tahun setelah usia pensiun.
Strategi Sadar Badai Ambon: Mengelola keuangan dengan bijak: Bedain Kebutuhan vs Keinginan: Kapan beli speaker buat pesta = keinginan. Kapan Beli cool box buat jual ikan = kebutuhan. Belajar sadar hari dan jujur sama diri.
5. K- Katorang Basudara: lawan Jerat Digital dengan Adat
Katorang dalam Budaya Ambon: Kalau ada anak mata rumah kena masalah, tua-tua adat turun tangan.
Literasi Digital#5: Jerat Digital yang Harus Dilawan
- Judol/Judi Online: "Coba-coba dolo". Di Ambon bilang "sakali lancung ke ujian, seumur hidup orang sonde percaya". Sekali judol, habis tanah.
- Flexing Kosong: Pinjam buat beli iPhone biar dibilang laki-laki gagah. Padahal financial wellbeing = tidur nyenyak, bukan gaya.
- Gali Lubang Tutup Lubang: Pinjol A buat bayar pinjol B. Kayak perahu bocor tambah bocor.
Strategi Pela Gandong:
- Bikin Komunitas "Moluccas Melek Digital": Di baileo ajar Oma-Opa bedain SMS bank asli vs palsu.
- Lapor ke Satgas PASTI OJK: 157. Kalau ada tetangga diteror DC, bantu lapor. Ale rasa, beta rasa.
- Jaga Nama Baik Negeri: Ambon jangan rusak karena pinjol & judol. Kerelaan hati bersama menjaga ketahanan ekonomi dan finansial.
RUMUS FINANCIAl DIGITAl ANAK AMBON
Wellbeing = (Pela Gandong x literasi QRIS x Dana Darurat Sagu) Tolak Pinjol Ilegal
Perlunya Memimpin Penguatan literasi Keuangan secara kolaboratif dengan 4 Prinsip kebiasaan Keuangan yang baik:
- Kebiasaaan Menabung: Pakai HP bukan cuma buat TikTok, tapi buat nabung emas & beli SBN.
- Kebiasaan Terbuka Keuangan: Ngaku kalau udah kejebak pinjol. Minta tolong _mata rumah_, jangan bunuh diri.
- Kebiasaan Pembayaran dan Utang yang baik. Ajar mama di pasar pakai QRIS. Itu ibadah. CC sebagai alat bayar bukan alat utang.
- Kebiasaan Ekonomi dan Keuangan kreatif: Bikin Ambon jadi "Kota Musik & Kota Melek Digital' bukan "Kota Korban Pinjol".
Ingat pantun orang Ambon:
"Kalau ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi. Kalau hidup mau aman sekarang, literasi digital kalesang mari." Beta tanya dolo: Ale su punya rekening Bibit atau masih simpan doi di bawah bantal? Kase tau, biar katong kalesang carita solusinya.
#02.05.2026
@abefinomics.com



0 Comments